Rutan Kandangan Sediakan Buku Anak di Area Kunjungan, Kini Berkunjung Jadi Lebih Seru!
KANDANGAN, Aksara.or.id – Menunggu giliran bertemu keluarga di rutan kini tak lagi membosankan bagi anak-anak. Rutan Kelas IIB Kandangan menghadirkan fasilitas buku bacaan anak di ruang tunggu dan area kunjungan warga binaan sebagai bagian dari upaya menciptakan layanan yang lebih ramah keluarga.
Sejak awal September 2026, anak-anak yang datang bersama orang tua atau wali dapat mengisi waktu dengan membaca berbagai buku yang telah disediakan. Mulai dari cerita bergambar, buku mewarnai, hingga bacaan edukatif, semuanya tersedia untuk menemani mereka selama menunggu jadwal kunjungan.
Kehadiran fasilitas ini tidak hanya membuat suasana kunjungan menjadi lebih nyaman, tetapi juga membantu menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini. Dengan membaca, anak-anak dapat belajar sambil bermain sehingga waktu tunggu terasa lebih menyenangkan.
Menariknya, Rutan Kandangan juga menyediakan Buku Pemasyarakatan Kanda–Kinda untuk Anak. Buku ini dikemas dengan bahasa sederhana dan ilustrasi yang ramah anak untuk mengenalkan nilai-nilai positif seperti disiplin, tanggung jawab, serta pentingnya berperilaku baik.
Kepala Rutan Kelas IIB Kandangan, David Petrus Nicolas, mengatakan bahwa kunjungan keluarga seharusnya menjadi momen yang bermakna, tidak hanya bagi warga binaan tetapi juga bagi anak-anak yang datang.
"Anak-anak juga perlu mendapatkan pengalaman yang menyenangkan saat berkunjung. Karena itu, kami menyediakan buku-buku yang bisa mereka baca sambil menunggu. Harapannya, mereka tetap merasa nyaman dan memperoleh manfaat dari kegiatan tersebut," ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, petugas turut membantu anak-anak memilih buku yang sesuai dengan usia dan minat mereka. Respons dari para pengunjung pun cukup positif. Banyak orang tua mengaku anak-anak menjadi lebih antusias saat diajak berkunjung karena memiliki aktivitas yang bermanfaat selama menunggu.
Ke depan, Rutan Kandangan berencana menambah koleksi bacaan serta mengembangkan pojok baca yang lebih nyaman di area kunjungan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen menghadirkan layanan pemasyarakatan yang humanis, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak melalui budaya literasi.



